Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menguatkan Moralitas Siswa pada Era Digital Media Sosial (Studi di SMPN 43 Medan)
Kata Kunci:
Era digital, guru, media, moralitas, sosialAbstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menguatkan moralitas siswa pada era digital media sosial di SMPN 43 Medan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai moral Islam ke dalam pembelajaran, serta mengevaluasi strategi yang diterapkan guru PAI untuk menanggulangi pengaruh negatif media sosial terhadap moral siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu suatu metode yang bertujuan untuk memahami secara mendalam fenomena sosial dalam konteks kehidupan nyata. Pendekatan ini menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari guru PAI, siswa, dan kepala sekolah. Data dianalisis berdasarkan pendekatan induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing spiritual, dan teladan moral dalam membentuk karakter siswa di tengah tantangan era digital. Tantangan utama yang dihadapi adalah pengaruh konten negatif dari media sosial serta kesenjangan literasi digital antara guru dan siswa. Adapun strategi yang diterapkan oleh guru PAI antara lain penggunaan teknologi interaktif dalam pembelajaran, pemanfaatan media digital untuk menyampaikan nilai-nilai Islam, serta pembentukan komunitas digital positif seperti grup WhatsApp berisi konten Islami. Temuan ini menunjukkan bahwa peran guru PAI sangat penting dalam menjaga dan membina moralitas siswa di era media sosial. Selain itu, strategi inovatif yang diterapkan terbukti efektif dalam mendukung pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, pihak sekolah disarankan untuk terus mendukung pengembangan kompetensi guru PAI agar mampu beradaptasi dengan perkembangan digital serta memperkuat program pendidikan karakter berbasis agama.